Implementasikan KBC, MA Tajul Ulum Brabo Gelar Ko-Kurikuler “Suara Kreatif Pelajar”

  • Okt, 15, 2026
  • 3 minutes Read

Brabo. ma.tajululum.id – MA Tajul Ulum Brabo kembali membuktikan komitmennya dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Kementerian Agama RI. Pada Rabu, 14 Oktober 2026, madrasah melaksanakan Ko-Kurikuler Fase E & F dengan topik “Suara Kreatif Pelajar: Menolak Perundungan, Memerangi Korupsi, dan Mendedikasikan Masa Depan” di Aula Madrasah.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa Fase E (Kelas X) dan Fase F (Kelas XI-XII) ini dibagi per kelas dan didampingi wali kelas, kemudian dibagi lagi menjadi 4-5 kelompok kolaboratif. Proyek ini adalah Wujud Nyata KBC Kemenag di MA Tajul Ulum.

Jika KBC menekankan pembelajaran yang dilandasi cinta, maka projek poster ini adalah terjemahannya dalam tiga bentuk cinta:

  1. Poster Anti Bullying adalah Cinta kepada sesama manusia dan cinta kepada Allah.
    Ini adalah implementasi dari pilar KBC: Cinta kepada sesama dan Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Siswa Fase E yang belajar tentang definisi bullying fisik, verbal, dan cyber bullying serta dampak psikologisnya, diajak menghayati nilai Akhlak kepada sesama manusia. Sesuai Modul 1, slogan “Rangkul, Bukan Pukul” yang mereka buat adalah bentuk cinta yang menolak menyakiti, karena setiap manusia adalah ciptaan Allah yang harus dimuliakan. Inilah Profil Pelajar Pancasila yang Beriman dan Berakhlak Mulia.
  2. Poster Anti Korupsi adalah Cinta kepada Ilmu dan Cinta kepada Negeri.
    Ini adalah implementasi pilar Cinta kepada Ilmu Pengetahuan dan Cinta Tanah Air. Siswa Fase F (Kelas XI) yang menganalisis korupsi dari skala kecil (menyontek, titip absen, terlambat) hingga skala besar, belajar bahwa korupsi adalah pengkhianatan terhadap ilmu dan bangsa. Jargon “Jujur Sejak Dini, Hebat di Masa Depan” yang mereka latih di Modul 4 adalah wujud bernalar kritis dan cinta kepada NKRI. Siswa jujur adalah siswa yang mencintai ilmunya dan mencintai masa depan bangsanya.
  3. Poster Masa Depan adalah Cinta kepada Diri, Lingkungan, dan Masa Depan.
    Ini adalah pilar Cinta kepada Diri dan Lingkungan serta Visi Masa Depan. Siswa Fase F (Kelas XII) yang membuat roadmap karier yang konkret dan bebas dari tindakan tidak terpuji, diajak merancang masa depan dengan cinta. Slogan “Rancang Mimpimu, Mulai Aksi Nyatamu” mengajarkan bahwa mencintai masa depan berarti merawat potensi diri, lingkungan yang bersih dari bullying dan korupsi, agar kesuksesan bisa diraih.

Waka Kurikulum, Bapak Muhammad Fikri Nadzif, S.Pd., menjelaskan secara teknis, siswa membuat poster secara manual dengan pensil dan spidol warna, memperhatikan fokus kejelasan pesandengan kombinasi warna dan tipografi yang kuat.

“KBC Kemenag itu bukan hanya teori di kelas. KBC itu ketika anak tidak tega melihat temannya dirundung, itu cinta. Ketika anak menolak menyontek, itu cinta pada kejujuran. Hari ini, melalui poster, cinta itu mereka visualisasikan,” ujar Pak Fikri, yang juga sebagai Koordinator Projek.

Rencanaya seluruh poster akan dipamerkan dan dipasang di area strategis madrasah serta dikampanyekan di media sosial sebagai media edukasi permanen berbasis cinta.

Dengan ini, MA Tajul Ulum Brabo menegaskan bahwa Ko-Kurikuler bukan sekadar projek, tapi cara membumikan Kurikulum Berbasis Cinta Kemenag agar madrasah benar-benar menjadi rumah yang aman, jujur, dan penuh harapan masa depan. []