KKMA 01 Grobogan Gelar Pembinaan Kepala Madrasah dan Pembukaan MGMP di MA Tajul Ulum Brabo
Brabo, ma.tajululum.id – Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 01 Kabupaten Grobogan melaksanakan agenda Pembinaan Kepala Madrasah sekaligus Pembukaan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) KKMA 01, bertempat di MA Tajul Ulum Brabo, pada Minggu, 10 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah dan guru dari 15 Madrasah Aliyah yang tergabung dalam KKMA 01 yang meliputi wilayah Kabupaten Grobogan bagian barat. Hadir sebagai pembina, Pengawas Bina Madrasah, Bapak Suyanto, S.Ag., M.Pd.I.
Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Suyanto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada MA Tajul Ulum Brabo selaku tuan rumah serta kepada seluruh Kepala Madrasah dan guru yang tergabung dalam KKMA 01 atas semangat kolaborasi dan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
Dalam sesi pembinaan, Pak Suyanto menekankan pentingnya menjaga profesionalitas guru dalam mengajar. Menurutnya, seorang guru profesional harus memperhatikan empat aspek utama.
“Guru profesional itu harus utuh dalam empat aspek: kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Keempatnya tidak boleh timpang, harus berjalan beriringan dalam setiap proses pembelajaran di kelas,” tegas Pak Suyanto.
Selain itu, beliau juga memberikan penguatan terkait konsep Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Pak Suyanto menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam menekankan pada pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi siswa, bukan sekadar mengejar ketuntasan materi.Lebih lanjut, beliau meluruskan pemahaman terkait KBC. Ia menegaskan bahwa KBC bukan untuk mengganti kurikulum nasional yang sudah ada.
“KBC bukan mengganti kurikulum nasional. KBC hadir untuk memperkuat nilai-nilai. Kurikulum nasional tetap menjadi acuan, KBC adalah ruhnya, yakni menanamkan cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, dan cinta kepada ilmu pengetahuan dalam setiap mata pelajaran,” jelasnya.
Kepala MA Tajul Ulum Brabo, Bapak Tofikhul Hidayat, S.Pd., selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia berharap, melalui KKMA dan MGMP ini, sinergi antar madrasah di Grobogan Barat semakin solid.Ketua KKMA 01 Kab. Grobogan juga menambahkan bahwa MGMP akan menjadi wadah penting untuk berbagi praktik baik dan meningkatkan kompetensi guru di tengah tantangan kurikulum yang dinamis.
Musyawarah Per Rumpun Mapel: Samakan Persepsi TP dan ATP
Setelah pembinaan dan penyampaian materi oleh Pengawas Bina Madrasah, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah guru sesuai dengan rumpun mata pelajaran masing-masing.
Para guru dari 15 madrasah berkumpul dalam kelompok MGMP untuk merumuskan beberapa hal penting, di antaranya: menyamakan persepsi terkait implementasi kurikulum di madrasah, menyeragamkan Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang diturunkan dari Capaian Pembelajaran (CP), serta berbagi praktik baik dan strategi pembelajaran mendalam di kelas.
Suasana musyawarah berlangsung aktif dan produktif. Setiap rumpun mapel, baik rumpun PAI, Sains, Sosial, maupun Bahasa, berdiskusi menyusun draf TP dan ATP yang akan menjadi acuan bersama di semester ini, sehingga standar pembelajaran antar madrasah di KKMA 01 menjadi lebih selaras.
Kepala MA Tajul Ulum Brabo selaku tuan rumah mengapresiasi semangat para guru. Menurutnya, MGMP adalah jantung peningkatan mutu madrasah.
“Dengan TP dan ATP yang seragam, kita tidak lagi jalan sendiri-sendiri. Ada standar yang sama, sehingga memudahkan kolaborasi, termasuk dalam pembuatan soal bersama dan penilaian,” ujarnya.