Keluarga Besar MA Tajul Ulum Brabo Takziyah Wafatnya KH. Muhammad Dhofir Syafi’i
Brabo, ma.tajululum.id — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar MA Tajul Ulum Brabo. Keluarga besar madrasah melaksanakan takziyah di Komplek Pondok Pesantren At Taufiqiyyah Brabo atas wafatnya KH. Muhammad Dhofir Syafi’i, Pengasuh Pondok Pesantren At Taufiqiyyah Brabo, pada Selasa, 29 Juli 2026.
Kabar wafatnya almarhum yang merupakan sosok ulama kharismatik dan panutan masyarakat Brabo tersebut mengejutkan banyak pihak.
Rombongan MA Tajul Ulum dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah beserta seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, dan perwakilan siswa dari organisasi kesiswaan OSIS, IPNU-IPPNU, Pramuka, dan LPS Kristal.
Setibanya di kediaman duka, rombongan disambut keluarga ndalem Ponpes At Taufiqiyyah. Mereka bersama-sama membaca tahlil dan doa untuk almarhum.
Tidak hanya takziyah, seluruh dewan guru dan perwakilan siswa juga turut ikut mensalati jenazah almarhum dan mengantarkan almarhum hingga ke maqbarah sebagai bentuk penghormatan terakhir.”
Beliau adalah guru kita semua, sesepuh kita, dan mercusuar ilmu bagi santri dan masyarakat Brabo. MA Tajul Ulum sangat kehilangan sosok panutan seperti beliau. Semoga segala amal ibadah, ilmu yang diajarkan, dan perjuangan beliau dalam membimbing santri menjadi amal jariyah yang tak terputus,” ungkap Kepala MA Tajul Ulum Brabo di sela-sela takziyah.
Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Ratusan santri, alumni, wali santri, dan masyarakat dari berbagai daerah tampak memadati komplek pesantren untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Muhammad Dhofir Syafi’i dikenal sebagai sosok ulama yang istiqomah, tawadhu, dan berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan pesantren, khususnya dalam pengajaran Al-Qur’an. Di bawah asuhan beliau, Ponpes At Taufiqiyyah Brabo tumbuh menjadi salah satu pusat pendidikan agama yang melahirkan para penghafal Al Qur’an dan generasi-generasi berakhlakul karimah.
Keluarga besar MA Tajul Ulum Brabo mendoakan semoga almarhum KH. Muhammad Dhofir Syafi’i husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima semua amal ibadahnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. []